merangkai tasbih di senja hari

May 29, 2010

merangkai butiran tasbih dengan berjuta anggan akan kedamaian
merajut benang pengikat tasbih dengan kucuran air mata akan senja yang kan hadir
perlahan tapi pasti seiring menginggat dosa dan sikap yang tak pernah lepas
dibalik hembusan dan kedipan mata yang lemah namun penuh harap

butir tasbih terangkai rapi di jelujur benang tipis, tanpa daya terpangku dikedua lipatan kaki itu
tekadang dia berkeluh saat benang tipis itu tergulung sedikit kusut
terkadang dia menghembuskan nafas lega saat butiran masuk dengan lancar tanpa hambatan

terpaku duduk dengan senyum lembut seorang wanita paruh baya melihat
sang kekasih yang merajut butir tasbih itu senyum penuh harap akan perubahan
dari sang kasih yang selalu berusaha tuk memberikan yg terbaik untuknya

duhai untaian tasbih nan gemulai seiring jari-jari itu menggilir butiranmu
jadikanlah apa yang mereka lakukan sebuah langkah-langkah kecil tuk memperbaiki diri
seiring guliran butir demi butirmu dalam genggaman tangan itu seiring harapan mereka untuk
masa yang mampu membawa mereka sesuai kehendakNYA.

tuk ayahanda dan ibunda

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.